Petikan dari tulisan Abdar Rahman Koya dalam Malaysiakini bertajuk 19/1/10 "Self-defeating exercise to extremists":
...there had been debates among Arab-Christians whether the word 'Allah' is proper for them in its present context.Petikan dari rencana dalam ArabBible bertajuk "What about Allah?":
...the Arab Christians have put their arguments to rest and settled for the word 'Rabb' for the Arabic Bible...
In summary, ArabBible uses the definite, common noun, “al-ilaah” to refer to God, rather than the Islamic proper noun, “Allah”. We believe this is based on good Biblical and linguistic precedents.(Dengan ucapan terima kasih banyak-banyak kepada rs)










Cantik? Klik 






Terima kasih Pak Bakaq.
Yang merisaukan saya adalah kecenderungan orang Islam dan bukan Islam menganggap apa saja yang keluar dari mulut pemimpin politik Pas dianggap sebagai fatwa. Mengenai isu Allah jangan la kita melebih-lebih pula dari orang bukan Islam nak mengiyakan supaya Allah disekutukan.
Padahal dah ada keluar fatwa tahun 2008. Kita cakap orang sekarang ni tak dengar cakap ulama' tapi sebenarnya cakap tu ditujukan pada diri sendiri. Seolah-olah, kata yang boleh dipakai sekarang ni kata2 dari ulama' politik?